Suasana Penyambutan Prajurit BKO Kodam XVIII/Kasuari, Papua Barat Di Makodim Gianyar




Gianyar–Jajaran Kodim 1616/Gianyar gelar tradisi satuan penyambutan personel usai melaksanakan tugas BKO di Kodam XVIII/Kaswuari, Papua Barat di Lapangan Apel Makodim 1616/Gianyar. Selasa. (4/1/22).


Tradisi penyambutan digelar untuk Koptu I Nyoman Budiarta yang telah kembali ke kesatuan asal setelah melaksanakan tugas sebagai Satgas Apter (Satuan Tugas Aparat Teritorial) di wilayah       Kodam XVIII/Kaswuari, Papua Barat di Koramil 1807/Persiapan Mouswaren, selama satu tahun.


Penyambutan dipimpin langsung Dandim 1616/Gianyar, Letkol Inf. Hendra Cipta, S.Sos., diikuti seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, PNS Kodim dan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab XXXV Kodim 1616/Gianyar. 


Dandim 1616/Gianyar, Letkol Inf. Hendra Cipta, S.Sos. diawal sambutannya  mengucapkan selamat hari Natal tahun 2021 bagi umat Nasrani dan menyambut tahun baru 2022.


Tugas sebagai satgas aparat teritorial merupakan suatu kehormatan sekaligus kepercayaan yang harus dijawab dengan penuh semangat, disiplin, pengabdian, rela berkorban tanpa pamrih dan rasa tanggung jawab yang tinggi.


Dengan berakhirnya penugasan satgas Apter, berarti personel tersebut telah mampu mengangkat citra dan nama baik TNI AD pada umumnya dan khususnya Kodim 1616/Gianyar.


Tantangan tugas kedepan akan jauh lebih kompleks terlebih di tengah situasi pandemi covid 19, yang sampai saat ini belum berakhir, setiap prajurit harus bisa menjadi contoh berperilaku hidup sehat dan mengikuti protokol kesehatan, saya selaku pribadi dan atas nama komando dan seluruh anggota mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kembali di satuan Kodim 1616/Gianyar sekaligus selamat berkumpul kembali bersama keluarga.


Selaku Dandim, saya merasa senang dan berbangga hati bahwa sudah beberapa anggota Kodim 1616/Gianyar, yang melaksanakan penugasan bisa kembali pulang dalam keadaan sehat dan selamat.


Penugasan operasi atau penugasan apapun yang diberikan dari satuan atas, harus kita laksanakan dengan tulus dan ikhlas, karena hidup seorang prajurit adalah dari kebanggaan, sehingga kita harus senantiasa siap dalam melaksanakan penugasan kapan dan di mana pun berada. Tambahnya



Dandim menyampaikan apresiasi kepada Koptu I Nyoman Budiarta karena berhasil menyelesaikan penugasan selama satu tahun. Sekembalinya dari penugasan, prajurit diminta untuk segera menyesuaikan terhadap tugas sehari-hari di Satuan. Ujarnya.

Abimanyu

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama