Polresta Jayapura Kota,- Personel Satuan Polairud Polresta Jayapura Kota melaksanakan Patroli Kasih Biru dengan menyambangi warga di seputaran Distrik Jayapura Utara dan Jayapura Selatan, Rabu (5/4).


Patroli Kasih Biru merupakan wujud kepedulian Polri dalam hal ini Polresta Jayapura Kota untuk menjaga kamtibmas dengan mengedepankan sisi humanis melalui public address serta bersilaturahmi langsung ke masyarakat.


Kasat Polairud AKP Laurentius Kordiali, S.H menjelaskan rute personelnya hari ini adalah menngunjungi warga di pesisir pantai Base G dan Kampung Kayubatu dilanjutkan dengan berpatroli di Jembatan Merah Youtefa.


"Maraknya para pengunjung atau wisatawan di daerah pesisir pantai yang tenggelam dan sudah banyak kali menelan korban jiwa akibat arus ombak yang deras hingga kelalaian dari pengunjung itu sendiri menjadi perhatian kami untuk menghimbau warga disana untuk selalu memeperhatikan keselamatan para pengunjung," ucap Kasat.


Personel menghimbau kepada warga setempat pemilik tempat wisata untuk selalu menyiapkan pelampung serta mengingatkan para pengunjung agar berenang tidak terlalu jauh dari pesisir.


"Mengingat keselamatan para pengunjung kapan saja bisa terancam dengan derasnya ombak, sehingga para warga setempat juga perlu untuk rutin mengawasi tempat wisatanya dan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan segara ambil tindakan atau secepatnya melaporkan ke pihak Kepolisian terdekat," ungkapnya.


Patroli dilanjutkan dengan menuju Jembatan Merah Youtefa dan menyambangi para pengunjung yang berhenti diarea Jembatan.


"Kami mengingatkan para pengunjung agar tidak memarkirkan kendaraannya diarea Jembatan karena akan mengganggu arus lalu lintas dan berbahaya bagi keselamatan pengunjung dan pengendara yang lewat," terangnya.


Disamping itu juga Personel juga menghimbau tekait bencana gempa bumi yang akhir-akhir ini mulai terjadi kembali.


"Sikapilah dengan tenang dan jangan panik, perhatikan keselamatan diri terlebih dahulu barulah orang lain atau keluarga kita, serta selalu mengupdate perkembangan gempa bumi melalui BMKG," tuturnya.(*)


Penulis : Sesa