Polresta Jayapura Kota,- Kepolisian Subsektor Skouw Wutung kembali berhasil menemukan motor hasip curanmor, satu unit SPM Honda Beat dan seorang pria diamankan bertempat di Jalan Raya Perbatasan RI-PNG, Kamis (14/9) sore.


Kapolsubsektor Skouw Ipda Alexander Yarisetouw saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, dimana pihaknya saat melakukan hunting mencurigai motor hasil curanmor tersebut.


"Jadi, personel kami Brigpol Bagus bersama rekannya saat itu sedang melakukan hunting, kemudian dirinya mencurigai satu unit SPM Honda Beat warna hitam yang melintas di depannya tanpa menggunakan nomor polisi," terang Ipda Alex.


Ketika mencurigai motor tersebut, Brigpol Bagus langsung memberhentikan pengendaranya yang diketahui adalah seorang pria berinisial AK (28) untuk dilakukan pemeriksaan surat-surat kepemilikan kendaraan.


"Saat diperiksa, AK tidak dapat menunjukkan STNK atay BPKB motor itu, kami pun langsung melakukan pemeriksaan fisik dan akhirnya diketahui bahwa SPM tersebut merupakan motor curian yang dilaporkan hilang oleh pemiliknya di Polsek Abepura pada 25/5 lalu," kata Ipda Alex.


Lebih lanjut dikatakannya, AK kemudian diinterogasi, namun pengakuannya motor tersebut dipinjam dari saudaranya. "Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, AK bersama motornya langsung diamankan ke Mapolsubsektor Skouw.


"Kami pun menghubungi Kanit Reskrim Polsek Abepura untuk datang mengambil barang bukti tersebut bersama pengendaranya. Sorenya sekitar jam 5, motor hasil curanmor bersama pengendaranya AK dijemput oleh Ipda Arman, S.H dan dibawa ke Mapolsek Abepura," imbuh Ipda Alex.


Kapolsek Abepura AKP Soeparmanto, S.H melalui Ipda Arman, S.H selaku Kanit Reskrim saat dihubungi membenarkan penyerahan AK dan barang bukti SPM hasil curanmor tersebut.


"Iya, kami sudah menjemput AK dan motor curian yang dikendarainya di Skouw, selanjutnya akan kami dalami dan kembangkan melalui penyelidikan dan penyidikan yang dimulai dari AK. Entah apa peran AK, pelaku pencurian atau penadah atau memang dia cuma meminjam kendaraan tersebut dari saudaranya, semua bisa terang dari hasil pemeriksaan oleh penyidik nantinya," pungkas Ipda Arman.(*)


Penulis : Subhan