Kodim 0904/Paser, Kecamatan Tanah Grogot. 

Bertempat di Aula Panglima Sentik Makodim 0904/Paser telah dilaksanakan Komunikasi Sosial Dengan Masyarakat dimana kegiatan ini mengusung tema "Moderasi Beragama Dan Tantangan Polarisasi Di Indonesia". Kegiatan ini dipimpin oleh Pasi Ter Kodim 0904/Paser Kapten Inf Sartono. Rabu (22/11/2023)


Hadir dalam kegiatan ini selaku narasumber Kemenag Kabupaten Paser Drs. Nasrudin, perwakilan dari Kesbangpol Paser Bapak A. Hartono, Kasat Binmas Polres Paser AKP Bambang, para Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua FKPPI, Ketua PPM, perwakilan Gugus Depan Pramuka Paser, para Tokoh Adat, Masyarakat, Agama serta Pemuda serta para tamu undangan.


Adapun Sambutan dari Letkol Inf Ary Susetyo selaku Dandim 0904/Paser yang disampaikan oleh Pasiterdim 0904/Paser Kapten Inf Sartono dimana beliau menyampaikan agar kegiatan untuk diperhatikan secara seksama dan jelas. Dimana selalu diambil baiknya dan diluruskan apabila ada kesalahan.


"Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua, saya harap para peserta dapat menyimak dan mengerti dengan baik informasi dari Narasumber" ujar Kapten Inf Sartono.

 

Adapun penyampaian dari Drs. Nasrudin selaku Narasumber Kemenag Paser berkaitan dengan kegiatan kita pada hari ini yaitu komunikasi Sosial Dengan Komponen Masyarakat Bertemakan Moderasi Beragama dan Tantangan Polarisasi di Indonesia, maka sikap yang bisa dilakukan bagi masyarakat di negara kita yang multikultural ini adalah sikap menghormati pendapat orang lain, menghargai agama suku ras dan budaya lain mengakui keberagaman orang lain, sikap toleransi serta tidak memaksa keinginan belajar bahasa dasar yang harus digunakan oleh setiap pemeluk agama. 

 

Kita juga mengetahui bahwa tahun 2024 Pada tahun Pemilu sehingga kemungkinan akan terjadinya polarisasi elit dan polarisasi massa serta akibat proses politik yang tentunya akan membuat aparat keamanan menjadi ekstra waspada untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Oleh karena itu saya berharap agar semua komponen bangsa dapat bersinergi dan mengatasi kondisi tersebut melalui komunikasi maupun tindakan lain yang harus diambil. 

 

"Di sini moderasi beragama mengajak kita semua untuk berpikir yang moderat, tidak ekstrim kanan maupun ekstrim kiri. Kami harapkan kita semua senantiasa untuk menggaungkan moderasi beragama ini di mana pun kita berada," ujar Nasrudin. 


Dim 0904/Psr