MALINAU Kalimantan Utara,-

Kodim 0910/Malinau menggelar kegiatan upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap bulan pada tanggal 17 bertempat di lapangan upacara Makodim Jl. Pusat Pemerintahan, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Senin (19/02/2024).


Pelaksanaan upacara bendera dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 0910/Malinau Kapten Inf Mashuri A. Bakari selaku Inspektur Upacara, yang dihadiri oleh Perwira Staf, Danramil Jajaran, seluruh Prajurit Kodim serta Jajarannya.


Pada kesempatan tersebut Kapten Inf Mashuri A Bakari membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Maruli Simanjuntak, M.Se.

Yang menyampaikan Melalui kesempatan yang baik ini, selaku Kepala StafAngkatan Darat, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan PNS Angkatan Darat yang telah menyelesaikan Program Kerja dan Anggaran tahun 2023 dengan baik. 


Hal-hal yang menjadi kendala, hendaknya dapat dijadikan evaluasi untuk pelaksanaan Program Kerja tahun 2024.


Para Peserta Upacara sekalian yang saya hormati, Sebagaimana kita ketahui, beberapa hari yang lalu bangsa Indonesia telah melaksanakan rangkaian Pesta Demokrasi Pemilu yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Anggota Legislatif secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam keadaan aman. Untuk itu, saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Prajurit dan PNS beserta keluarga TNI AD yang telah berpartisipasi dalam Pemilu dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan menghindari pelanggaran.

Saya berpesan, agar kita tidak boleh terlena karena tahapan Pemilu masih panjang sampai dengan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang rencana dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 mendatang. 


Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004, TNI memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas nasional dengan rasa tanggung jawab terhadap keamanan untuk seluruh masyarakat Indonesia.


Pegang teguh netralitas TNI sebagai komitmen kita bersama. Jangan sampai terpancing dan terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi politik untuk menyeret dan melibatkan kita ke dalam politik praktis terutama memecah belah bangsa. 


Optimalkan juga sinergitas dengan Polri serta semua komponen bangsa lainnya dalam menjamin kondusivitas dan keamanan. (Pendim 0910).