Tanjung Selor, Dandim 0903/Bulungan Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo, S.Sos.,M.I.Pol bersama Bupati Bulungan bapak Syarwani, S.Pd M.Si dan Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha, S.H, S.I.K, M.H. serta Forkopimda Bulungan melakukan monitoring pemungutan suara di enam lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan pada hari pemungutan suara di wilayah Kab Bulungan, Rabu (14/2/2024).


Bupati Bulungan, Syarwani mengaku telah melihat langsung proses pemungutan suara dan merasa yakin akan kelancaran, kedamaian dan keamanan pelaksanaannya. "Setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang kami kunjungi, semuanya berjalan lancar, aman dan damai. Kami berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bulungan yang telah menggunakan hak pilih mereka," kata Syarwani kepada media.


Setelah tahap pemungutan suara selesai, langkah selanjutnya adalah proses perhitungan suara. Ia berharap agar semua  bekerja sama dalam menjaga kelancaran, keamanan dan kedamaian proses tersebut sehingga tidak memengaruhi kondusifitas daerah.

"Sekarang ini yang terpenting bukan hanya sukses pemungutan suara, tetapi juga bagaimana pemilihan serentak yang kita lakukan dapat berjalan aman dan damai," ungkapnya.


Oleh karena itu, perlu kerja sama dari semuanya untuk memastikan pemungutan suara di 484 TPS. Untuk itu, perlu komitmen bersama selama proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan aman dan damai.

"Mari kita ciptakan kondisi yang aman dan damai di wilayah Kabupaten Bulungan," bebernya.


Untuk tingkat partisipasi pemilih, orang nomor satu di Bumi Tenguyun ini mengakui tidak semua masyarakat menyalurkan hak pilihnya. Namun, sejauh ini persentasenya rerata 70 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di TPS.

"Saya mendorong seluruh masyarakat yang belum menggunakan hak pilihnya untuk menyalurkan hak pilihnya," harapnya.


Jika terdapat gejolak di tengah masyarakat, Syarwani menyakini bahwa TNI-Polri telah mengambil tindakan antisipatif berkoordinasi dengan KPU maupun Bawaslu.

"Sebelum pemungutan suara hari ini (kemarin, Red) partai politik sudah membuat komitmen bersama untuk menciptakan Pemilu damai di Kabupaten Bulungan," ungkapnya.


Karena itulah, ia berharap tidak ada potensi bagi masyarakat untuk saling memecah belah karena perbedaan pilihan. "Boleh berbeda pilihan. Tetapi, jangan sampai terpecah belah dan saling bermusuhan," bebernya.


Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik (Kesbangpol) Bulungan, Dharmawan mengatakan, monitoring ini dilakukan hingga ke tingkat kecamatan. Hingga saat ini, ia memastikan bahwa proses pemungutan suara tetap berjalan dengan kondusif.

"Iya, kalau pun ada permasalahan teknis terkait penggunaan handpone di TPS. Itu kewenangan KPU," ujarnya.


Nantinya, hasil pemungutan suara di daerah akan dilaporkan ke provinsi untuk selanjutkan diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Laporan internal. Tidak kita ekspose," pungkasnya. 


Dandim 0903/Bulungan Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo, S.Sos.,M.I.Pol mengatakan tindakan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi dan mencegah gangguan yang mungkin terjadi selama proses pemungutan suara. Dengan adanya kehadiran langsung dari para pemangku kepentingan, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.


Dalam monitoring tersebut, tim gabungan melakukan pemantauan terhadap berbagai aspek, termasuk kelancaran proses pemungutan suara, keamanan di sekitar lokasi, serta penanganan potensi gangguan yang mungkin timbul. Langkah-langkah pengamanan yang diterapkan mencakup penempatan personel keamanan di titik-titik strategis dan koordinasi yang intensif antara pihak terkait.


Pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan pemilihan. Beliau juga mengapresiasi upaya kolaboratif yang dilakukan oleh semua pihak untuk memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.


Lebih lanjutnya bahwa kami siap bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba mengganggu ketertiban dan keamanan selama hari pemungutan suara. Melalui koordinasi yang baik dengan TNI Polri dan pemerintah daerah, diharapkan situasi aman dapat terjaga dengan baik.


Monitoring yang dilakukan oleh Dandim 0903/Bulungan dan Forkopimda Bulungan merupakan bagian dari langkah preventif yang penting dalam memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan adil. Dengan adanya keterlibatan aktif dari semua pihak terkait, diharapkan masyarakat dapat memberikan suaranya dengan tenang dan tanpa hambatan, sehingga hasil pemilihan dapat mencerminkan kehendak rakyat secara optimal.