Jayapura – Polres Tolikara mengawal penyaluran bantuan (sembako) bagi para pengungsi korban kebakaran di wilayah Giling Batu–Kogome, Kota Karubaga, yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tolikara pada Jumat (30/01/2026). 


Penyaluran bantuan dilakukan di sembilan titik lokasi berkumpulnya para pengungsi. Pengawalan dilakukan guna memastikan proses distribusi bantuan kemanusiaan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.


Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., serta didampingi Wakapolres Tolikara AKP Budiharjo Kadir. Kegiatan tersebut juga dikawal personel Polres Tolikara.


Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., M.A., para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan BNPB, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara Michel Dandirwalu, S.Th., M.M., Kasat Reskrim Polres Tolikara Iptu Marcelino Rumambi, S.H., M.H., Kasi Humas Polres Tolikara Ipda Michel Milan Simopiaref, Kasubbag Strajemen Bag Ren Polres Tolikara Ipda Jhon V. Saroi, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.


Adapun sembilan titik lokasi penyaluran bantuan meliputi Gereja Ebenhaezer, Jalan Masuk Giling Batu (Ujung Bandara), enam titik lokasi di wilayah Kogome, serta Masjid Baitul Muttaqin.


Bantuan sembako yang disalurkan antara lain beras, mi instan, telur, gula, ikan sarden, teh, kopi, susu kaleng, air galon, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya berupa kasur, bantal, selimut, peralatan mandi, dan peralatan dapur seperti kompor, panci, dispenser, serta alat makan. Seluruh bantuan tersebut diangkut menggunakan delapan unit kendaraan roda empat.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., menyampaikan rasa empati dan keprihatinannya kepada para korban kebakaran.


“Musibah kebakaran ini merupakan duka kita bersama. Pemerintah Kabupaten Tolikara hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini. Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi, namun kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ucap Bupati.


Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tolikara akan membuka pos pengungsian di Kantor Distrik Karubaga. Selain itu, dinas-dinas terkait akan dikerahkan untuk membantu proses penerbitan kembali dokumen dan surat-surat penting milik warga yang ikut terbakar.


Sementara itu, Wakapolres Tolikara menegaskan bahwa Polres Tolikara berkomitmen penuh dalam mengawal kegiatan kemanusiaan serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.


“Kami memastikan penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Polres Tolikara akan terus hadir mendampingi pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti ini,” katanya.


Penyaluran bantuan sembako berlangsung dengan aman dan lancar serta mendapat sambutan positif dari para pengungsi. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tolikara, Polres Tolikara, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga guna mempercepat pemulihan pascakebakaran di wilayah Giling Batu–Kogome Karubaga.