Tanjung Selor, anggota Koramil 0903-03/Bunyu Babinsa Bunyu Timur Sertu Usman Bisri bersama kader PKK Bunyu Timur melaksanakan kegiatan pendampingan posyandu bagi anak balita bertempat di Posyandu Dahlia RT 06 Desa Bunyu Timur, Kec Bunyu, Selasa (26/9/2023).


Posyandu merupakan pusat layanan kesehatan yang sangat dekat dengan masyarakat. Kegiatan di Posyandu melibatkan berbagai pihak, mulai dari petugas kesehatan, ibu-ibu PKK, hingga Babinsa. Kerjasama ini penting untuk memastikan bahwa anak-anak balita mendapatkan perawatan kesehatan yang terbaik.


Sertu Usman Bisri mengatakan Salah satu peran utama Babinsa dalam kegiatan ini adalah sebagai penghubung antara TNI (Tentara Nasional Indonesia) dengan masyarakat setempat. Mereka membantu mengorganisir kegiatan Posyandu, memfasilitasi transportasi dan peralatan yang diperlukan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perawatan kesehatan anak balita. Babinsa juga membantu memantau perkembangan anak-anak balita secara rutin, termasuk penimbangan berat badan, tinggi badan, dan pemberian imunisasi.


Di samping Babinsa, PKK juga memainkan peran yang sangat penting. Mereka adalah ujung tombak kegiatan di Posyandu. Ibu-ibu PKK berperan sebagai relawan yang membantu dalam berbagai kegiatan seperti penimbangan berat badan anak, pemeriksaan kesehatan, dan penyuluhan kepada ibu-ibu muda tentang pola makan yang sehat dan perawatan anak. PKK juga membantu dalam administrasi dan pengelolaan kegiatan Posyandu.


Kegiatan pendampingan Posyandu oleh Babinsa dan PKK bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga merupakan upaya konkret dalam memastikan bahwa anak-anak balita mendapatkan perawatan kesehatan yang optimal. Hal ini mencakup pemantauan pertumbuhan dan perkembangan mereka, serta pencegahan penyakit melalui pemberian imunisasi. Dengan dukungan dari Babinsa dan PKK, Posyandu menjadi lebih efektif dalam mencapai tujuannya untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di desa-desa.


Selain aspek kesehatan, kegiatan pendampingan Posyandu juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Ini menciptakan kedekatan emosional dan saling percaya antara Babinsa dan warga setempat, yang pada gilirannya memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga kesehatan anak-anak sebagai aset berharga bangsa.


Dengan kerjasama antara Babinsa, PKK, dan masyarakat, Posyandu dapat terus menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi masalah kesehatan anak balita. Semoga kerja sama ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah-daerah lain untuk meningkatkan perawatan kesehatan anak-anak dan mendorong pertumbuhan generasi masa depan yang sehat dan kuat.