Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) kembali menunjukkan komitmen serius dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Papua. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seberat kurang lebih 6,319 Kilogram, Selasa (03/03/2026).
Kegiatan pemusnahan yang berlangsung di Kantor Lama Ditresnarkoba Polda Papua, Kota Jayapura ini, dipimpin oleh Kasubdit II Ditresnarkoba, AKP Sugiyoto, S.Th., didampingi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jaksa Madya Moh. Kasad, S.H., M.H., serta jajaran Kanit dan Panit Subdit II Ditresnarkoba Polda Papua.
Dalam keterangannya, Kasubdit II Ditresnarkoba AKP Sugiyoto, S.Th. menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kerja keras jajaran dalam kurun waktu 4 Februari hingga 24 Februari 2026. Dari rangkaian operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan total 10 orang tersangka, yang terdiri dari 9 pria dan 1 wanita.
"Pemusnahan ini berasal dari pengungkapan kasus selama periode Februari. Ini menunjukkan bahwa intensitas peredaran narkotika di wilayah kita masih cukup tinggi, sehingga menuntut kewaspadaan ekstra dari kita semua," ujar AKP Sugiyoto.
Yang menjadi perhatian khusus dalam pengungkapan kali ini adalah pergeseran modus operandi para pelaku. Seluruh barang bukti tersebut diketahui diperoleh dari hasil penggagalan pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi atau jasa pengiriman barang.
Beberapa lokasi penangkapan strategis mencakup wilayah Padang Bulan dan Kota Raja. Dari hasil pemeriksaan, diketahui narkotika tersebut rencananya akan dikirimkan ke sejumlah daerah di Indonesia Timur, seperti Merauke, Ambon, dan Manokwari, yang disinyalir menjadi sasaran distribusi jaringan pelaku.
Menanggapi modus pengiriman paket tersebut, Ditresnarkoba Polda Papua telah mengambil langkah proaktif dengan memperketat pengawasan di pintu-pintu logistik.
"Kami mengantisipasi pergeseran modus ini dengan menggalang kerja sama erat bersama perusahaan jasa ekspedisi di Kota Jayapura dan sekitarnya. Selain itu, personel di tiap wilayah telah diinstruksikan untuk meningkatkan koordinasi dan pengawasan terhadap paket-paket yang mencurigakan," tegas AKP Sugiyoto.
Pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus bukti nyata komitmen Polda Papua dalam memutus mata rantai peredaran narkotika demi melindungi generasi muda di Tanah Papua.

0 Komentar