SITUBONDO – Hamparan pesisir Pantai Sedulur, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, dipenuhi semangat kebersamaan saat Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Danrem 083/Bdj) Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., memimpin kegiatan Penanaman Mangrove Serentak dalam rangka Penguatan Pembinaan Teritorial TA 2026.


Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimda, TNI-Polri, pelajar, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga masyarakat pesisir yang bersama-sama menanam ribuan bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan kawasan pantai.


Dalam sambutannya, Danrem 083/Bdj menyampaikan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, terlebih kawasan pesisir memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat maupun ketahanan wilayah.


“Menanam mangrove berarti kita sedang menjaga pantai, menjaga laut, dan menjaga masa depan anak cucu kita. Karena alam yang terawat akan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.


Sebanyak 1.600 bibit mangrove ditanam di kawasan Pantai Sedulur untuk membantu mengurangi dampak abrasi, menjaga ekosistem biota laut, sekaligus memperkuat benteng alami wilayah pesisir dari ancaman kerusakan lingkungan.


Danrem juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan.


“Kegiatan ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran dan kepedulian bersama agar lingkungan tetap lestari dan memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat di masa depan,” tambahnya.


Melalui penanaman mangrove serentak ini, Korem 083/Bdj berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga kawasan pesisir Situbondo tetap hijau, aman, dan produktif untuk generasi yang akan datang. (*)