Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi Perbakin Papua di Lapangan Tembak Baradaksa Polda Papua, Kota Jayapura, Sabtu (6/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Widyaiswara Kepolisian TK. I Sespim Lemdiklat Polri selaku Kaops Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Ketua Umum Perbakin Papua Johny Banua Rouw, S.E., para Pejabat Utama Polda Papua, para Kapolres jajaran, pengurus Perbakin Papua, serta peserta sertifikasi.


Dalam sambutannya, Ketua Perbakin Papua Johny Banua Rouw menyampaikan bahwa kegiatan sertifikasi ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Perbakin Papua bersama Polda Papua dalam mengembangkan olahraga menembak di Papua. Ia mengapresiasi dukungan Kapolda Papua dan PB Perbakin sehingga Sertifikasi IPSC Angkatan II Tahun 2026 dapat terlaksana.


"Kami sangat bersyukur karena mendapatkan dukungan yang luar biasa dari Ketua Umum PB Perbakin beserta seluruh tim. Di tengah berbagai agenda nasional yang padat, PB Perbakin tetap memberikan perhatian kepada Papua sehingga kegiatan sertifikasi ini dapat terlaksana dalam waktu yang relatif singkat," ujar Johny Banua Rouw.


Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin secara resmi membuka kegiatan Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 yang ditandai dengan ceremonial shooting menggunakan pistol.


Dalam arahannya, Kapolda Papua mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga disiplin, mematuhi seluruh aturan yang berlaku, serta mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh tanggung jawab.


"Saya mau ingatkan kepada teman-teman semua, selama kegiatan sertifikasi ataupun penataran ini berlangsung, taati semua aturan yang sudah ditetapkan. Kita ingin menunjukkan bahwa walaupun berada di Papua, kita mampu melaksanakan kegiatan secara tertib, disiplin, dan profesional," tegas Kapolda Papua.


Kapolda kemudian secara resmi membuka kegiatan sertifikasi dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi para peserta.


Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas atlet maupun praktisi olahraga menembak di Papua sehingga mampu berprestasi pada tingkat regional maupun nasional.