Polda Papua Gelar Rakernis Bidang TIK Tahun Anggaran 2026, Perkuat Transformasi Digital Menuju Satu Data Polri

 


Jayapura – Polda Papua menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Tahun Anggaran 2026 dengan mengusung tema "Digitalisasi Satu Data Mewujudkan Polri Jaya", bertempat di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura, Kamis (06/08/2026).


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., serta dihadiri para PJU Polda Papua, Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K., para narasumber, serta peserta Rakernis yang terdiri dari personel fungsi TIK Polda Papua dan Polres jajaran.


Dalam laporannya, Kabid TIK Polda Papua selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa Rakernis Tahun Anggaran 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali berbagai materi strategis, di antaranya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Big Data Polri, layanan Polri 110, e-Monster, Polri Connect, Email Polri, ETIKOM, hingga troubleshooting perangkat komunikasi.


"Rakernis ini menjadi wadah untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan personel agar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya.


Saat membuka kegiatan, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menegaskan bahwa transformasi digital merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang semakin kompleks, khususnya di wilayah Papua.


"Teknologi informasi bukan lagi sekadar alat pendukung, tetapi telah menjadi kebutuhan utama dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan tepat sasaran. Karena itu, seluruh personel harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi," tegas Wakapolda Papua.


Dalam arahannya, Wakapolda Papua menekankan tiga fokus utama penguatan sistem TIK di lingkungan Polda Papua, yakni optimalisasi integrasi layanan Polri 110 melalui Command Center berbasis data terpadu, penguatan konektivitas komunikasi pada wilayah perbatasan, serta pemanfaatan teknologi satelit Starlink guna mendukung komunikasi di daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau jaringan terestrial.


"Saya berharap seluruh fungsi TIK tidak hanya menjadi operator teknologi, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang mendorong terwujudnya transformasi digital Polri melalui sistem informasi yang terintegrasi, aman, dan dapat diandalkan," lanjut Brigjen Pol. Muhajir.


Sementara itu, Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya menjelaskan bahwa tema "Digitalisasi Satu Data Mewujudkan Polri Jaya" merupakan arah kebijakan Polri dalam membangun sistem Satu Data Polri yang terintegrasi.


"Ke depan, seluruh data operasional Polri harus tersaji dalam satu sistem yang terintegrasi sehingga pimpinan dapat memperoleh informasi secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan," jelasnya.


Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kualitas data yang diinput ke dalam sistem.


"Data yang berkualitas lahir dari kedisiplinan setiap operator. Karena itu saya meminta seluruh Kasat TIK dan operator di jajaran agar memastikan setiap data yang diinput benar, lengkap, dan tepat waktu," tambahnya.


Selain membahas penguatan sistem Big Data, Rakernis juga memberikan perhatian terhadap optimalisasi Layanan Polri 110 sebagai salah satu bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat. 


Melalui Rakernis Bidang TIK Tahun Anggaran 2026 ini, Polda Papua berharap terbangun sistem teknologi informasi yang semakin modern, terintegrasi, aman, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga mampu mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan profesional kepada masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama