Polisi Respon TKP Gantung Diri Dibelakang Toko Varian Jayapura

 


Polresta Jayapura Kota,- Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Jayapura Kota menerima laporan adanya seorang pria yang gantung diri bertempat didalam rumahnya di kompleks belakang toko Varian kelurahan Gurabesi Distrik Jayapura Utara, Sabtu (8/1) sekira Pkl. 18.15 Wit.


Pria yang dimaksud bernama Dwi Wijayanto (34) yang kesehariannya bekerja sebagai driver atau supir di salah satu Bank yang ada di kota Jayapura.


Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK., M.Pd melalui Kasat Reskrim AKP Handry M. Bawiling, S.Sos., M.M usai dari tempat kejadian perkara mengatakan, pihanya bersama personil SPKT dan Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi kejadian ketika mendapatkan laporan tersebut.


Kasat menerangkan, berawal ketika korban seorang diri didalam kamarnya, kemudian istrinya yang pulang dari kerja hendak masuk kedalam rumah namun dalam keadaan terkunci.


"Menyikapi kejadian tersebut, pemilik rumah sewa tempat korban tinggal kemudian membantu istri korban untuk membuka pintu, hal tersebut juga merupakan permintaan orang tua korban," ungkap Kasat.


Usai membuka pintu lanjut Kasat menjelaskan, orang tua korban langsung menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi gantung diri, dan pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polresta.


"Untuk motif korban gantung diri sementara masih kami lakukan pendalaman dengan mengambil keterangan dari para saksi di TKP termasuk keluarga dekatnya," ucapnya.


Ia pun menambahkan, untuk sementara dari hasil penyelidikan di TKP, korban terpaksa mengakhiri hidupnya diduga karena ada masalah dalam kehidupannya yang tidak sanggup dihadapi kemudian korban mengambil jalan pintas dengan gantung diri.


"Langkah-langkah yang telah kami ambil yakni mendatangi dan melakukan olah TKP kemudian melaporkan ke pimpinan serta mengarahkan pihak keluarga untuk membuat laporan polisi. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara oleh petugas dari Bid Dokkes Polda Papua untuk selanjutnya dilakukan visum et repertum," tutupnya.(*)


Penulis : Subhan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama